jarak
aku baru pertama kali bertemunya kemarin. belum banyak yang kita bicarakan. tapi sepertinya kami akan segera berteman, atau bahkan bersahabat. percayalah, aku tak terbiasa langsung bersahabat dengan siapapun. tapi aku percaya ia baik. sangat baik. ah sudahlah, ia pasti memang baik. entah berapa garis yang terbentang pada penggaris yang kita miliki. jarak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar