Aku itu sombong. Ya, aku sombong bagaikan seorang bocah yang baru bisa berjalan dan ingin pamer. Aku selalu mengajak kedua kaki ini untuk bergerak, aku tidak pernah merasakan letih, aku bahkan selalu memaksa kaki ini untuk berlari, berlari cepat melebihi apa yang aku mampu.
Aku sadar, sadar bahwa sebenarnya untuk berjalan pun aku masih tertatih, masih meraba, masih butuh penopang, dan tak jarang aku pun masih merangkak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar